Senin, 01 Desember 2014

MAMALIA; BERUK (Macaca nemestrina)





Ciri Morfologi
Beruk mempunyai ciri-ciri yang berbeda dengan Macaca pada umumnya. Tubuh Beruk berukuran panjang 47.0 -58.5 cm, dengan panjang ekor 14-23cm dan berat tubuh kisaran 3.5 - 9 kg. Tubuhnya tertutup oleh mantel rambut berwarna coklat keabu-abuan dan kemerah-merahan. Di bagian kepala, leher, punggung sampai ekor berwarna gelap dan dibagian lain berwarna terang, muka dari samping nampak moncong ke depan sedang jika dilihat dari depan nampak bulat, di bagian atas nampak rambut membentuk setengah lingkaran berwarna coklat kemerahan.

Perilaku
Satwa ini hidup diatas pohon. Perpindahan untuk mendapatkan makanan  biasanya dilakukan diatas tanah. Satwa ini hidup berkelompok terdiri dari 5-6 ekor sampai 40 ekor. Kelompok ini tidak menetap di suatu areal tertentu, namun selalu berpindah-pindah. Di dalam kelompok sering dibagi menjadi kelompok-kelompok yang lebih kecil. Jika dalam keadaan bahaya akan menunjukkan perlawanan dengan ekspresi gerakan mereka yang lebih agresif.

Klasifikasi

Kerajaan     : Animalia
Phylum       : Chordata
Classis        : Mamalia
Ordo           : Primata
Family        :Cercopithecidae
Genus         : Macaca
Species       : Macaca nemestrina.


Kolektor : Bella Rizcikal Lencana Putri (1317021015)
Lokasi : Pusat Primata Schmutzer
Waktu Pengambilan : 20 November 2014 Pukul 15:11 WIB
Jenis Kamera : Kamera handphone Samsung Galaxy Grand Duos

PRAKTIKUM LAPANGAN; LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh…
Perkenalkan, nama saya Bella Rizcikal Lencana Putri. Saya mahasiswi Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Lampung Semester 3.
Di postingan kali ini saya akan menceritakan pengalaman perjalanan praktikum lapangan saya bersama teman-teman Biologi 2013 beserta para Dosen dan Asisten saat mengunjungi LIPI.

Pasti semua pada tau kan LIPI itu apa? LIPI singkatan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia merupakan salah satu Lembaga Pemerintah yang menaungi perihal keilmuan atau scientist, riset-riset ilmiah dan sebagainya. LIPI terletak di daerah Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Di dalam LIPI terdapat banyak laboratorium atau gedung yang berisi koleksi awetan berbagai macam spesies hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme, serta terdapat laboratorium untuk melakukan suatu research.



Salah satu gedung yang saya kunjungi adalah Gedung Widyasatwaloka atau Museum Zoologicum Bogoriense.Pada Tahun 1894 Museum Zoologicum ini awalnya didirikan di Kebun Raya Bogor oleh Koloni Belanda. Asal mulanya dilakukan suatu penelitian mengenai serangga yang menjadi hama pertanian Indonesia. Kemudian, J.C Koningsberger mendirikan Landbouw Zoologisch Laboratorium atau Museum Zoologicum Bogoriense di Cibinong. Tahun 1997 Museum Zoologicum Bogoriense (MZB) pindah dari Kebun Raya Bogor ke Cibinong yang sekarang dinamakan Gedung Widyasatwaloka.
Dari Tahun 1894-2014 MZB mengalami 12 kali  pergantian nama hingga sekarang nama yang digunakan adalah Museum Zoologicum Bogoriense dengan induk organisasi LIPI.



Di salah satu ruang seminar yang ada di Gedung Widyasatwaloka, kami diberi sedikit pengarahan dan sejarah LIPI terlebih dahulu oleh pemateri Ir. Daryono yang merupakan seorang Ahli Burung.



Penelitian atau research yang dikerjakan mengenai hewan mencakup banyak bidang, yaitu bidang Biosistematika, Genetika, Nutrisi, Reproduksi dan Ekologi Fauna Nusantara, serta terdapat penangkaran satwa liar.
Ir. Daryono menuturkan MZB memiliki koleksi awetan ikan sebanyak 1300 Jenis, Mamalia 460 Jenis, Burung 1200 Jenis, Arthropoda 15.805 Jenis, Mollusca 3.007 Jenis, Amphibi dan Reptil 800 Jenis.

Dilantai satu kami dibawa ke Ruang Koleksi Mollusca. Di dalam ruangan tersebut banyak sekali terdapat koleksi Mollusca, contohnya Cumi-cumi, Siput, Ubur-ubur dan masih banyak lagi.
Di ruang koleksi Mollusca juga tedapat Ruang Proses, tempat untuk memproses sampel yang didapat dari lapangan. didalam ruangan ini sampel dibersihkan, dipilah, diidentifikasi, diberi label, dan diawetkan.





Selanjutnya, kami berkeliling ke Ruang koleksi lainnya; Ruang Koleksi Mamalia, Burung, Ikan, dan Crustacea, banyak koleksi hewan yang mengagumkan disana.






Setelah berkeliling di Gedung Widyasatwaloka, kami dibawa menuju Gedung Botani untuk menerima materi mengenai Mikrobiologi. Materi yang disampaikan perihal Pupuk Organik Hayati (POH). POH adalah pupuk yang mengandung organisme hidup. Didalam pupuk ini setidaknya terdapat 10 jenis mikroorganisme yang menunjang pertumbuhan tanaman. Kemudian kami berkeliling ke Lab. Mikrobiologi yang terletak di Lantai 2. Disitu terdapat Lab. Analisa Umum atau LAb. Biokimia. Karna terlalu lelah, jadi saya tidak banyak berkeliling ke Lab lainnya.




Waktu berlalu begitu cepat, kami berada di LIPI hanya 3 jam saja, dari jam 08.30 sampai jam 12.00. selanjutnya kami melakukan kunjungan lainnya, yaitu ke Taman Margasatwa Ragunan.









Minggu, 30 November 2014

AVES; BURUNG UNTA (Struthio camelus)




Ciri Morfologi
Burung Unta memiliki ukuran tubuh yang besar, hidup bergerombol, kepala brukuran kecil, badan berwarna coklat, ekor pendek berwarna coklat kehitaman, tingginya mencapai 2,5 meter, mempunyai leher yang panjang dan tidak dapat terbang, memiliki bulu yang tidak lengkap atau tidak menyeluruh (plumae), bentuk paruhnya pendek, memiliki sayap yang panjang, jari yang datar, memiliki cakar terangkat yaitu cakar agak melengkung namun bagian ujungnya tumpul, termasuk burung pejalan.
Perilaku
Burung Unta (Struthio camelus) dapat berlari hingga 70 km / jam (40 mph) dan dapat melebihi Singa, Macan Tutul, dan Hyena. Burung Unta mengulurkan leher mereka dan meletakkan kepalanya di tanah agar tidak terlihat, maka muncul mitos bahwa burung unta bersembunyi di dalam pasir, burung ini sangat kuat dengan satu tendangan saja bisa berakibat fatal. Burung Unta betina memiliki kemampuan yang luar biasa untuk mengenali telurnya sendiri bahkan ketika bercampur dengan telur betina lain dalam sarang komunal mereka.


Klasifikasi


Kerajaan     : Animalia
Phylum       : Chordata
Classis        : Aves
Ordo           : Struthioniformes
Family        : Struthionidae
Genus         : Struthio
Species       : Struthio camelus